Rabu, 18 Desember 2013

Perbandingan Antara WiMax Dengan LTE





WiMax merupakan pengembangan dari wifi,wifi  biasa kita mengenal dengan sebutan ieee 802.11a.WiMax merupakan pengembangan yang terbaru menggunakan  ieee802.16 jadi perangkat untuk koneksinya pun sudah pasti berbeda dengan wifi biasa.Untuk kecepatan WiMax telah mendukung sampai  70Mbits/s tidak berbeda jauh dengan wifi biasa yang mencapai 54Mbits/s tetapi yang membedakannya dari segi jangkauan,WiMax ini mampu menjangkau hingga radius 50km.biasanya perusahaan yang menggunakan WiMax  ini sebagai pendukung 4G nya antara lain clearwire,google,sprint,dan intel.
Sedangkan Long Term Evolution ( LTE ) adalah sebuah teknologi radio 4G yang masih dalam tahap pengembanggan oleh 3GPP dengan kemampuan pengiriman data mencapai kecepatan 100Mbits/s secara teoritis untuk downlink dan 50 Mbits/s untuk uplink.kecepatan ini dapat dicapai dengan menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM ) pada downlink dan Single Carrier Frequency Division Multiplex (SC-FDMA ) pada uplink,yang digabungkan dengan penggunaan MIMO.nantinya seluruh jaringan pada tekhnologi LTE akan berbasiskan internet protocol (IP)  atau disebut juga ALL IP Networks ( AIPN ).
Tekhnologi LTE dirancang untuk menyediakan efisiensi spektrum yang lebih baik,peningkatan kapasitas radio,latency dan brasional yang rendah bagi operator serta layanan pita lebar nirkabel bergerak berkualitas tinggi untuk pengguna,perubahan yang terjadi pada LTE dibandingkan strandartnsebelumnya ada 3 macam yaitu air interface,jaringan radio,dan jaringan core.dengan LTE ( Long Tern Evolution ) pengguna dapat mengunduh dan mengunggah video beresolusi tinggi ,mengakses e-mail dengan lampiran besar serta dapat melakukan video conference setiap saat.kemampuan LTE  lainnya adalah untuk mengoperasikan fitur Multimedia Broadcast Multicast Service ( MBMS ),yang sebanding dengan DVB-H dan WiMax LTE dapat beroperasi  pada salah satu spektrum yang termasuk standart IMT-2000 (450,850,900,1800,1900,2100 MHz ) ataupun pada spektrum baru seperti 700MHz  dan 2,5 GHz.








Kelebihan WiMax
Kekurangan WiMax
1.       Akses secepat broadband
-          Seperti yang terjadi dinegara lain di dunia maka pemerintah Indonesia pun belum menetukan frekuensi wimax yang akan digunakan.kemungkinan besar vendor pertama yang membuat perangkat wimax di frekuensi 3,5 Ghz sedangkan di Indonesia,frekuensi dimaksud  juga menggunakan satelit.sehingga diperlukan penetuan range frekuensi yang tepat agar menuntungkan baik bagi operator,regulator,maupun pengguna.
2.       Pembangunan infrastrukturnya jauh lebih cepat dan lebih murah ketimbang akses broadband
-          Harga peralatan infrastruktur yang masih sangat mahal

3.       Area jangkauan lebih luas ketimbang wifi dan akses broadband wimax akan menjadi pelengkap dan penantang baru terutama terhadap teknologi wireless sekarang
-          Tekhnologinya masih berkembang terus                 sehingga bias salah investasi


4.       Merupakan target pasar baru bagi perusahaan yang mengeluti bidang nirkabel
-           terlalu banyak jenis perangkat yang tidak           saling kompatible
5.       Para produsen mikrolektronik akan mendapat lahan baru untuk dikerjakan
-          Dibutuhkan pengalaman untuk memasang   perangkatnya
6.       Penggunaan akhir akan mendapatkan banyak pilihan dalam berinternet. Wimax merupakan salah satu teknologi yang dapat memudahkan kita untuk koneksi dengan internet secara mudah dan berkualitas
-          Peraturan yang belum siap untuk mengadaptasikan tekhnologi ini karena kalau produsen peranti WiMax sudah membuat card PCMCIA atau berbasis USB dengan penggunakan standart wimax nomadic,perantinya akan mudah di dapat dimana saja.
7.       Memiliki banyak fitur yang selama ini belum ada pada teknologi wifi dengan standar iee 802.11
-          Belum bisa menentukan frekuensi wimax yang akan digunakan.







LTE (Long Term  Evolution ) ini memiliki jaringan antar muka atau radio interface yang berbeda dengan tekhnologi 2G ataupun 3G yang ada sekarang,sehingga harus dioperasikan melalui spektrum nirkabel yang terpisah.LTE atau 3GPP ini dipasarkan dengan nama 4G LTE,yang didaulat sebagai penerus tekhnologi UMTS/HSDPA yang sudah ada saat ini.LTE ini pertama kali dikenalkan di Oslo dan Srockholm pada 14 Desember 2009 oleh TeliaSonera.
                Tekhnologi LTE sudah dikembangkan sejak tahun 2004 oleh 3GPP,didorong oleh banyaknya permintaan untuk meningkatkan kecepatan data yang ada di jaringan GSM yang dirasa kurang memenuhi memenuhi kebutuhan saat ini,dan juga sebagai alat untuk mempertahankan daya saing tekhnologi 3G dimasa yang akan dating.LTE meliputi data kecepatan tinggi,multi media unicast dan servis penyiaraan multimedia.selain itu LTE diperkirakan dapat membawa komunikasi pada tahap yang lebih tinggi,tidak hanya menghubungkan manusia saja tetapi dapat menyambungkan mesin.
Kecepatan LTE ,maksimum LTE bias mencapai 299.6Mbps untuk mengunduh dan 75.4Mbps untuk mengunggah namun,operator seluler telah menyediakan jaringan ini,masih membatasi kapasitas dan kecepatannya untuk pelanggannya.
LTE yang ada  sekarang adalah bakuan 3GPP Realese 8 yang masih disebut pra-4G seperti juga WiMax.Mobile (IEE 802.16e ) kandidat yang sesungguhnya 4G adalah LTE Advanced (3GPP Realese 10 ) dan WiMax II (WiMax mobile profile 2,atau IEE 802.16M)
                                        LTE ( 3GPP R8 )       LTE-Advanced          WIMAX 802.16e       WIMAX 802.16m
                                                                              (3GPP R10 )              (R1.O)                                ( R2.0 )
Phsical layer               DL*OFDMA                           DL:OFDMA             DL:OFDMA                        DL:OFDMA
                                      UL*SC-FDMA                    UL:SC-FDMA               UL:OFDMA                       UL:OFDMA
Duplex mode              FDD and TDD                   FDD and TDD        TDD                                 FDD and TDD
User mobility                217 mph                         217 mph                      37 to 74 mph                     217 mph
                                            ( 350 km/h )                  ( 350 km/h )               ( 60 to 120 km/h )            ( 350 km/h )
Channel bandwidth    1,4,3,5,10,15       aggregate components    3,5,57,8,75,10 Mhz      5,10,20,40 Mhz
                                                 20 Mhz                          of realese 8
Peak data rates            DL:302 Mbps               DL:1Gbps                    DL:46Mbps ( 2x2 )         DL> 350Mbps(4x4)
                                           ( 4x4 antennae )        UL:300Mbps              UL:4Mbps ( 1x2  )          UL>200Mbps(2x4)
                                           UL :75Mbps                                                        at 10Mhz TDD 3:1             at 20 Mhz FDD
                                           ( 2x4 )                                                                    ( downlink/uplink radio )
                                           At 20 Mhz FDD
Spectral efficiency      DL:1.91bps/Hz (2x2)   DL:30bps/Hz          DL:1.91bps/Hz(2x2)         DL>2.6bps/HZ(4x2)
                                       UL:0.72bps/Hz (1x2)   UL:15bps/HZ              UL:0.84bps/Hz(1x2)         UL>1.3bps/Hz (2x4)
latency                            link layer <5ms           link layer<5ms          link layer-20ms                  link layer <10 ms
                                           handoff<50ms            handoff<50ms           handoff-35 to 50ms         handoff<30ms
VoIP capacity               80 users per sector/ >80 users per sector/  20 users per sector/    >30users per sector/
                                           MHz ( FDD )                    MHz ( FDD )                 MHz( TDD )                     MHz ( TDD )


Baik LTE maupun wimax menggunakan OFDMA,kecuali sisi upstream  dari LTE yang menggunakan single carierr FDMA untuk mengurangi beban pada terminal.Kecepatan data maksimal ( dalam kondisi ideal ) di harapkan dapat mencapai 1 Gb/s pada LTE-Advanced,dan 350Mb/s pada WiMax sehingga diharapkan mampu mentransportasikan data pada user dengan kecepatan gerak maksimal 350 km/jam.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar